Smesco eMagz Vol 03 2016

Share Embed


Descrição do Produto

e-magz it’s a digital magazine

03

main topic

indonesia fashion week 2016 top program

time to dominate marketplace success story

the successful story of entering the global market www.smescoindonesia.com

facebook: Galeri Indonesia Wow | twitter: @SmescoIndonesia | instagram: smesco.id

GALERI INDONESIA WOW at SMESCO RUMAHKU Open everyday at 09:00 - 21:00

4|

what’s inside

8 18

40 74

80 26

54 8 main topic





Indonesia Fashion Week 2016)

• creating stage for sme fashion product • tanda mata embroidery mesmerize ifw 2016 audience • top 28 smesco product attract ifw 2016 visitors

18 top program • time to dominate

marketplace • want to get customers? try this way!

26 fashion • indonesia fashion week 2016 40 batik & tenun

54 jewelry



66 furniture

74 handycraft 80 success story • the successful story of



entering the global market • ceramics story of two companions • silver artworks of kotagede

92 business section • the exotic artworks of dayak 96 blogger • self development of business

Editorial Smesco Emagz Ketua Dewan Redaksi : Bagus Rachman Koordinator Produksi : Edy Sasmito Anggota Redaksi Tim Penulis Penerjemah Rancang Grafis Fotografi & Editing Proof Reading

: Hanni Ika Kartika, Nurwaida, Kartina : Suharto Sulaeman, Haryo Susanto : Erwin E Ananto : Erwin Vame & Tim (foto model dan produk) : Benny Jawan

Editor ROOM: Kawasan SME Tower, Main Building 5th fl. Jl Jend. Gatot Subroto Kav. 94 Jakarta 12780 Phone: +62 21 2753 5400 email: humas[email protected] www.smescoindonesia.com

6 | salam smesco rumahku

Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM terus melakukan kerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk mendukung pengembangan pemasaran produk-produk KUKM. Di era digitalisasi ekonomi dewasa ini, kita butuh lebih banyak mitra untuk saling bersinergi demi memajukan KUKM. Dari sisi produk KUKM, kami terus merekrut KUKM yang memiliki produk berkualitas untuk bergabung sebagai mitra dan memanfaatkan berbagai kesempatan untuk pengembangan bisnis di LLP KUKM. Selain ada Galeri Indonesia WOW (GIW) dan Paviliun Provinsi, KUKM mitra kita juga berkesempatan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan, pameran produk di dalam dan luar negeri, serta mendapat bimbingan dari pakar kurasi produk. Dari pengalaman KUKM yang sukses menunjukkan, mereka gigih dalam mengembangkan bisnisnya baik dari segi kualitas

|7

produknya, kemampuan produksi dan mampu memenuhi permintaan pasar serta yang tidak kalah penting adalah manajemen keuangan. Pada saat mendapat kontrak pembelian produk misalnya, bagaimana KUKM dapat memanfaatkan peluang tersebut sekaligus dapat mengatasi risiko finansialnya.

The Marketing Services Agency for Cooperatives and SME (LLP KUKM), Ministry of Cooperatives and SME keep doing cooperation with related parties to support marketing development of SME products. In the digital economy nowadays we need more joint partners or mitre to work hand in hand in the sake of SME development.

Selain memasarkan produk KUKM secara offline di gedung SMESCO, kami juga bekerjasama dengan penyelenggara market place dan portal dagang seperti blibli.com, bhinneka.com, bukalapak.com serta alibaba.com. Tujuannya untuk mendukung akses pasar produk-produk KUKM sekaligus mengajak para KUKM untuk masuk dan memanfaatkan ekonomi berbasis digital dewasa ini.

In the aspect of SME products, we keep on recruiting SME who has quality products to join as a mitre and take the advantage of various opportunities for business development in LLP KUKM. Beside Galeri Indonesia WOW and Province Pavilion, our SME mitre has also chance to take part in trainings, national and international product expo and a chance to get guidance from product curation expert.

Akhir kata, mari terus berkarya untuk kemajuan usaha dan kejayaan bangsa kita Indonesia tercinta.

Based on successful SME, it shows that they have fighting spirit in developing their own business in the aspest of product quality, product skill, capability in fulfiling market demand and the most importing of all is their financial management. Once they get product purchasing

Salam hangat, Ahmad Zabadi

contract for instance, they can prove themself how to take this chance opportunity and they are able to handle its financial risk. In spite of marketing SME product through offline in SMESCO building, we are also collaborating with market place and trading protal such as blibli.com, bhinneka.com, bukalapak.com and alibaba.com. Its aim is to support market access of SME products and take SME players to enter and take advantage of digital economy basis nowadays. Finally, let us keep on creating for the benefit of business development and glory of our belove nation, Indonesia. Best Regard, Ahmad Zabadi

Ahmad Zabadi | Direktur Utama LLP KUKM

8|

main topic

|9

iNDONESIA FASHION WEEK 2016

Partisipasi Smesco Rumahku di ajang Indonesia Fashion Week 2016 (10-13 Maret 2016) semata untuk menunjukkan kepada masyarakat dan industri fashion bahwa produk UKM di Smesco mampu bersaing di pasar global.

Begitu ditegaskan Ahmad Zabadi, Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLPUKM) Kementerian Koperasi dan UKM saat konferensi pers menjelang fashion show yang berlangsung di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, pada hari pertama perhelatan terakbar industri fashion unggulan di tanah air ini. "Sebagai lembaga yang dibentuk untuk memajukan pelaku koperasi dan UKM, kami terus berupaya menciptakan panggung dan memberikan kesempatan yang luas bagi pelaku koperasi dan UKM tampil menunjukkan hasil karya yang berkualitas," ujarnya.

The participation of SMESCO, my home in the event Indonesia Fashion Week (IFW) last month was just a matter of proving to public and fashion industry that SME products in SMESCO is able to compete in global market. President Director of Marketing Services Agency (LLP KUKM), Ministry of Cooperatives and SME, Ahmad Zabadi reaffirm those statement on press conference prior the opening of fashion show event held in Plenary Hall, Jakarta Convention Centre. The event itself was the biggest fashion show in Indonesia and the best ever.

10 | main topic

Zabadi melanjutkan, "Apalagi saat ini kita sudah memasuki MEA, eksistensi agar produk kita harus dioptimalkan. Karena itu, di ajang IFW 2016, Smeso Rumahku mempersiapkan lebih matang. Bukan hanya pemilihan produk yang terakurasi ketat, tetapi juga mengemas sisi entertainment berupa fashion show sehingga menjadi daya tarik tersendiri." Bertema Ragam Wastra Nusantara yang artinya ingin menonjolkan khasanah kain nasional Bangsa Indonesia, Smesco Rumahku menampilkan karya dari empat desainer mitra yang dipilih oleh Samuel Wattimena, staf khusus Kementerian Koperasi dan UKM. Keempatnya yaitu Handy Hartono, Ilham Bahari, Yoyo Prasetyo, dan Yogiswari Prajanti. Mereka dipilih lantaran memiliki produk fashion yang dibuat dari berbagai kain tradisional, desainnya kekinian, dan sarat mencerminkan khasanah budaya bangsa. Selain keempat desainer yang notabene karyanya terpajang di Galeri Indonesia WOW, Smesco Rumahku juga melibatkan sekolah fesyen kenamaan yaitu Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) Susan Budiharjo untuk beraksi dalam satu panggung. Acakacak adalah nama komunitas anak didik Susan. Nama Acakacak tentu bukan tanpa alasan. Mereka yang berjumlah 12 orang desainer terpilih ini berani tampil beda 'mengacak-ngacak' alias kreatif memadu-padankan motif, model, dan desain yang notabene terbuat dari kain yang serius dipakai oleh kaum tetua menjadi terlihat begitu ciamik, kasual, rileks dan ringan dipakai oleh segala usia. Seperti model jaket bomber, celana 7 per 8, celana 3 per 4, atasan tanpa lengan, rok span, rompi panjang, hingga sweater

| 11

‘’As an institution to foster cooperatives and SME players, we have always to try to create stage and give a broaden opportunity for them to express and show their quality products,’’he said. Zabadi expalained that Indonesia has entered Asean Economy Community at the moment. ‘’Thus our own product should be maximized. In the IFW 2016 event, SMESCO my home has prepared all things well. It is not only on product selection curated tighly, but we have to package the entertainment aspect as well. So that the fashion show has become more attractive.’’ With the theme Ragam Wastra Nusantara ( Indonesia diversity), SMESCO my home would like to emphasize the richness of Indonesia traditional fabric. The institution then presented four designers, choosen by Samuel Wattimena, special staff of Ministry of Cooperatives and SME. Those designers are Handy Hartono, Ilham Bahari, Yoyo Prasetyo, and Yogiswari Prajanti. The reason behind why they have been selected is, they have fashion product made of various traditional fabric, modern design and can reflect the richness of Indonesia culture. Beside those four designers whose products have been displayed in Indonesia Galery WOW, SMESCO my home has also involved fashion school , Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) Susan Budiharjo to act on same stage. Acakacak is the name of the community of Susan’s students. Acakacak means consisting of 12 choosen designers to perform differently, ‘ mengacak-acak’ or be creative to combine motive, model and design of fabric commonly worn by elder people. Thus it looks

Karya Acakacak menghipnotis penonton panggung fashion show. Mereka sukses menyulap batik dan tenun yang resmi, formal, dan tak sembarang dipakai dalam segala suasana, kini begitu menarik dikenakan kaum muda. Batik dan tenun ala daft punk, salah satunya. Kreasi batik luriknya pun menggoda mata. Mereka mengombinasikan lurik bermotif tiga garis dan lima garis atau gerimis dengan batik bermotif parang, juga truntum sogan, hitam, dan putih. Kain tenun ikat Tanimbar tak mau kalah eksis, dibuat siluer ringkas, lurus, dan longgar guna meminimalisir potongan kain yang kerap menjadi limbah. Batik dengan kombinasi Scuba digandrungi pemakai dari segala usia. (*)

chic, casual and relax whenever all different age wear it. The styles are bomber jacket, 7/8 and a quarter trouser, armless cloths, tight skirt to sweater. Acakacak creativation mesmerized fashion show audience. They succeded transform batik and formal weaving into something and wearable properly in various atmosphere. It also fit for youngsters to wear. Batik and weaving model Draft Punk is to name a few. Batik lurik is also irressitable. They combine three, five lines lurik model with parang batik , truntum sogan, black and white. Weaving fabric Tanimbar is also made simplicity, straight and to minimilised fabric cutting. Batik with Scuba combination also attracts fashion lovers from all different age. (*)

12 |

main topic

| 13

Tanda Mata

High price is commonly equal with good quality indeed. For those who appreciate quality, this price is quite reasonable. The embroidery thread is high quality while the material itself is quite comfortable to wear. Tanda Mata really transform one’s appearance more classy and elegant.

Embroidery Mesmerize IFW 2016 Audience Diantara banyaknya fashion bernuansa urban yang sporty, bordir rupanya menawarkan pesonanya tersendiri. Ya, tentu pesona bagi pecinta fashion bordir yang notabene rata-rata matang usia. Majemuknya pengunjung IFW dari berbagai usia dan kalangan ini berhasil ditangkap oleh Tanda Mata, peserta pameran.

Selama proses final, mereka ditantang bagaimana menonjolkan kekhasan budaya bangsa dan alam Indonesia dalam format moderen. Salah satu kriterianya menekankan pada busana ready to wear, kekayaan budaya lokal, inovasi desain, kualitas jahitan, serta daya pakai dan daya jual. Beberapa penampilan peserta, ada yang berupaya memindahkan Candi Borubudur dalam balutan busana yang enak dilihat. Ada juga yang menyulap anyaman menjadi busana ready to wear yang nyaman dipakai.

Ada harga, ada rupa. Bagi yang tahu kualitas, harga segitu sangat layak. Benang bordirnya berkualitas tinggi, keratan jahitannya rapat dan bahannya juga sangat nyaman. Memakai Tanda Mata benar-benar menyulap penampilan menjadi elegan dan berkelas.

Ya, ini salah satu upaya memasyarakatkan Smesco Rumahku bagi pegiat kreatif di industri fashion. IYFDC merupakan salah satu kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI) untuk melahirkan bibit muda di bidang fashion. Sejak pertengahan Januari 2016 pendaftaran dibuka dan terkumpul 70 peserta dari berbagai sekolah fesyen di seluruh Indonesia.

One of concrete steps to socialize SMESCO, my home to active player in fashion industry is by creating competition. Indonesia Young Fashion and Design Competition (IYFDC) is a regular activity organized by Indonesia Fashion Designer Enteprenuer Association . This activity is meant to emerge young talented enteprenuer in fashion industry. Dari 70 peserta, hanya dipilih 15 peserta yang masuk ke babak final.

Sejak hari pertama Tanda Mata mencapai rekor penjualan tertinggi, mencapai transaksi senilai 40 juta. Memang, produk-produk bordir besutan butik di kawasan Jalan Wijaya, Kebayoran Baru ini dari segi harga lumayan padat di dompet, rata-rata ditawarkan seharga Rp 2 juta hingga Rp 4 jutaan per potongnya.

Lomba Desain Final Indonesia Young Fashion and Design Competition (IYFD)

Indonesia Young Fashion and Design Competition (IYFD)

Among fashion product with urban and sporty nuanse, embroidery offers its own charm to embroidery fashion lovers. Tanda Mata, one of expo participants take the advantage of the prurality of IFW visitors. Since the first day of the event, Tanda Mata has booked the highest record sale which account for Rp 40 million. This embroidery products which come from boutique in Wijaya street, Kebayoran Baru is realy expensive, range from Rp 2 million Rp 4 million per piece.

Kreativitas mereka diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi para perajin di Smesco untuk terus produktif menghasilkan karya yang disukai masyrakat global. Dan, tidak hanya sebatas itu, terbentang peluang besar, karya mereka akan diduniakan oleh Kemeterian Koperasi dan UKM dalam ajang pameran internasional. Banyak cerita kesuksesan produk Smesco yang sampai sekarang sibuk melayani kebutuhan pasar dunia. Dari 15 peserta, dipilih empat pemenang yaitu pemenang 1, 2, 3, dan pemenang favorit. Para pemenang selain mendapatkan sejumlah uang tunai juga mendapatkan pelatihan. Para finalis juga berkesempatan menjadi anggota Asosiasi Pengusaha dan Perancang Mode Indonesia. (KIS)

Since mid of January 2016 there has been arround 70 participants who register this competition. They come from fashion school arround Indonesia. Fifteen out of 70 participants will come to final round. During final process, they will be challeged on how to emphasize Indonesia culture and nature originality into modern format. One of the criteria is to emphasize it on ready to wear outfit, local culture richness, design innovation , sewing quality and sale power. Some of participants’ performance has translated Borobudur temple idea into nice outfit. While the other try to transform plaited mats into a comfortable ready to wear cloths. It is hoped that their creativity will inspire other craftmen in SMESCO to create something in which global society will love to. Moreover Ministry of Cooperatives and SME will assist them to go global by facilitating them to join international exhibition. There are many success story of SMESCO products and up to now the entepreneurs are so busy to fulfill international market need. From those 15 participants , they will be selected to determine who will be the first, runner up, third and favourite winner.The winner will bring cash and get chance to join training. Moreover they will get chance to be a member of Indonesia Fashion Designer and Entepreneur Association. (KIS)

14 |

main topic

| 15

Keseriusan LLP-KUKM Kementerian Koperasi dan UKM dalam mendukung perkembangan KUKM terus meningkat. Tahun 2016 ini saja targetnya mencapai 150 UKM dengan produk baru yang bervariasi. Makanya, selain dibutuhkan jaringan yang kuat untuk mengumpulkan UKM, juga perhatian yang besar untuk perbaikan kualitas melalui penyaringan kurasi. Seperti produk yang ditampilkan di ajang Indonesia Fashion Week 2016, Samuel Wattimena yang berperan dalam mengakurasi kualitas produk di Galeri Indonesia WOW- SMESCO Rumahku, menyaring dan menyeleksi 87 produk terpilih menjadi 28 produk yang dinilai layak dan representatif dalam ajang IFW 2016.

The seriousness of LLP-KUKM, Ministry of Cooperatives and SME in supporting KUKM development keep on increasing. In 2016 alone, its target reaches 150 SMEs with different kind of new product. Thus, what it it needs at the moment is strong networking to gather SME and massive attention for quality enhancement through curation selection.

Ada beberapa hal yang dipertimbangkan menurut Samuel. Kualitas produk sudah pasti. Semisal, kalau produk fashion harus memiliki jahitan rapi, jika ada kancing harus kuat, tidak mudah lepas dan sebagainya, desain yang kekinian sesuai dengan selera dan kebutuhan konsumen tetapi juga tetap

It seen on product displayed in Indonesia Fashion Week (IFW) 2016 event. Samuel Wattimena who plays role in curating product quality in Galeri Indonesia WOW, SMESCO my home, has selected 87 choosen products to be just 28 appropriate and representative productx in IFW 2016

memperhatikan kekhasan etnik, keragaman, dan kesiapan stok untuk mengikuti pameran. Peserta harus memiliki stok minimal 100 produk untuk dipamerkan. "Kami mempertimbangkan banyak faktor kekuatan suatu produk dari hulu ke hilir, perijinannya, produktivitasnya, dan punya daya saing tinggi di pasar global,"ujarnya. Pada konsepnya, di dalam stand SMESCO Rumahku, diupayakan menghadirkan berbagai hal yang dibutuhkan dalam suatu penampilan. Lengkap, one stop shopping. Ada tas, kain, pakaian, sepatu, dompet, perhiasan dan sekolah. "Barang yang sekiranya kalau orang belanja baju, maka akan perlu tas. Kita bantu pengunjung menyiapkan segala yang dibutuhkan dalam suatu penampilan. Termasuk juga segmen dan selera. Kita lihat keragamannya, dari usia, gaya hidup, dari yang sporty sampai glamerous," papar Samuel. Peserta yang terpilih tersebut, ada yang memang telah memiliki gerai di Galeri Indonesia Wow, ada juga yang belum. Yang belum, menurut Direktur LLP KUKM, Ahmad Zabadi, karena dipilih lansung ketika ada pameran di Galeri Indonesia WOW (GIW). Ini menjadi apresiasi lebih bagi produkproduk UKM yang berpameran di GIW untuk mendapat kesempatan mengikuti pameran. Dan, keikutsertaan peserta sama sekali tidak

According to Samuel, there are several considerations ouside product quality. Fashion product for instance, should has neat sewing. The botton must be strong attached.The design must be modern, in accordance with consumers’ need and taste without neglecting ethnic specialty, diversity and ready stock in order to attentd expo. All participants should have minimum 100 stocks to display. ‘’We considerate many factors of certain product from up to downstream . Whether it is its permit, productivity and the most important things is its high competitiveness in global market,’’ he said. The concept of SMESCO, my home booth, is one stop shooping. It should present several things needed in a certain performance. There are bags, fabric, cloths, shoes, wallet, and jewelery. ‘’If people buy cloths, the they will may need bag. We have to assist visitors all things they need in supporting their performance including taste and segment. We have to see the diversity ; age, life style from sporty style to glamourous,’’Samuel explained. Some of selected participant, has already had outlet in Galeri Indonesia WOW while the others don’t. According to President Director LLP KUKM, Ahmad Zabadi, those who do not have outlet is because they are selected directly when there is exhibition in Galeri Indonesi WOW. It will get better appreciation for SME products to get chance to follow

16 |

dikenakan biaya. Sekalipun ada hitungan bisnisnya, sifatnya sistem konsinyasi yang disepakati bersama. Buka jalan ke pasar global Tak hanya mengikuti pameran di dalam negeri, LLP KUKM juga memfasilitasi perajin di SMESCO mengikuti pameran di luar negeri. Beberapa produk fashion seperti tas kulit, sepatu sudah merambah ke pasar internasional seperti ke Jepang, Korea dan Amerika. Salah satunya, produk sepatu kulit dari kulit ular phyton, buaya dan biawak milik Kamal Assegaf yang tampil di Indonesia Fashion Week 2016, kini sudah memiliki pelanggan tetap 5 buyer dari Dubay. "Pak Assegaf memiliki produk yang bagus sehingga kami ikut sertakan ke berbagai pameran internasional. Sekali ikut pameran saja, dia bisa mengantongi penghasilan bersih US$ 150 ribu. Bahkan, kami fasilitasi dia untuk mendirikan toko di Jepang karena ada buyer yang tertarik dengan produk fashion kulitnya yang berasal dari penangkaran kulit buaya, ular, dan biawak. Kulit buaya kita telah diakui berkualitas wahid di dunia. Belum ada yang mengalahkan," lanjut Ahmad Zabadi. Kendala yang dialami untuk produk Indonesia menembus pasar global, Zabadi mengatakan masih pada masalah stok. UKM tak memiliki cukup dana untuk memproduksinya dan sekalipun ada, tenaga terampil atau SDM juga masih kurang memadai. Untuk pasar dalam negeri, menurut Zabadi, produk UKM kita kuat penetrasinya. Dari segi kualitas kerapihan, bahan baku, desain dan estetetika, produk KUKM saat ini jauh lebih baik. Hanya saja dari segi harga, kita sangat terbentur oleh produk Cina. Sementara, orang Indonesia memiliki sensitivitas cukup tinggi di harga. Hanya sebagian kalangan yang tahu barang dan kualitas yang biasanya tidak begitu rewel untuk membeli. (kis)

exhibition. In their first involvement they pay nothing, free of charge. If there is a business calculation, it just a matter of consignment that both parties agree with. Path to Global Market LLP KUKM has also facilitated cratments in SMESCO to attend exhibition both domestic and abroad. Several products such as leather bag and shoes have already penetrated to overseas market like Japan, Korea and America. One good example is leather shoes made of phyton snake and monitor lizard belong to Kamal Assegaf who perform in IFW 2016. So far he has got 5 regular customers from Dubai buyers ‘’Mister Assegaf has good product and we facilitate him to attend to many international exhibition. He can earn net income US$ 150 thousand just in a single exhibition. We even assist him to open shop in Japan as there are buyers who are interested in his leather product. This leather come from crocodile skin cultivation , snake and monitor lizard. Our crocodile leather has been appreciated as top world class quality,’’said Ahmad Zabadi. One of the obstacles for Indonesia product to penetrate global market according to Zabadi is just on stock readiness. SME do not have enough fund to produce it. If they have it, they will face other difficulties in finding good human resources. In term of domestic market, SME product has strong penetration. In the aspect of quality, design, raw material and aesthetic , SME’s product at the moment has been better. In price aspect, we have to compete with product from China. While Indonesia generaly has sensitiveness in pricing. Those who appreciate good and quality product usually are easy to buy. (kis)

18 |

top program

| 19

Time to dominate

mARKET PLACE Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong pelaku koperasi, usaha kecil dan menengah (KUKM) masuk ke digital ekonomi. Selain melalui smescotrade.com juga bekerjasama dengan bliblicom, bhinneka. com, bukalapak.com serta alibaba.com.

Kerjasama dengan pengelola market place dan portal dagang nasional dan internasional tersebut untuk melengkapi jalur pemasaran produk-produk KUKM yang sudah ada yaitu di Galeri Indonesia WOW (GIW) dan Paviliun Provinsi. "Dengan demikian, produk-produk KUKM mitra binaan SMESCO sudah punya akses pasar dunia maya yang bisa menjangkau untuk calon pembeli di mana pun berada baik di dalam negeri maupun di luar negeri," ujar Bagus Rachman, Direktur Pemasaran dan Marketing LLP-KUKM. Seperti diketahui, dengan makin pesatnya perkembangan bisnis e-commerce di dunia termasuk di Indonesia, maka perilaku konsumen juga sudah banyak mengalami perubahan. Dengan adanya portal dagang dan marketplace, maka para konsumen dengan sangat mudah mendapatkan sumber-sumber barang yang ingin dibeli

The Marketing Services Agency for Cooperatives and SME (LLP KUKM), Ministry of Cooperatives and SME always trries to reinforce cooperatives players and SME (KUKM) to enter digital economy. Outiside smescotrade.com, this agency also cooperate with blibli.com, bhinneka.com, bukalapak.com and alibaba.com. This cooperation with market place management and national / international trading portal is meant to complete marketing line of KUKM products outside Galeri Indonesia Wow and Province Pavilion. "Thus KUKM’s products supervised by SMESCO have digital market access to reach candidate buyers wherever they are, domestically or abroad," said Bagus Rachman, Marketing Director and Marketing of LLP KUKM. As we know, since the world e-commerce

20 | top program

sekaligus membandingkan harga untuk produk yang sejenis. Menurut hasil riset Asosiasi E-commerce Indonesia, nilai pasar e-commerce Indonesia pada 2013 mencapai USD 8 miliar atau setara Rp 94,5 triliun dan diprediksi naik tiga lipat menjadi USD 25 miliar atau Rp 295 triliun pada 2016. Tahun 2015 saja, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai lebih 100 juta orang, dan makin banyak orang yang berbelanja online. Nilai tersebut diprediksi akan terus meningkat seiring dengan makin banyaknya pelanggan yang berbelanja melalui e-commerce. Banyak perusahaan ritel, pabrikan dan pengelola pasar yang juga telah masuk ke e-commerce ini agar bisnis mereka dapat mendulang omset di era ekonomi digital ini. Untuk memanfaatkan peluang tersebut, kata Bagus Rachman, LLP KUKM terus membantu KUKM mitra untuk meningkatkan kualitas produk melalui pelatihan-pelatihan dan kurasi produk agar produk mereka dapat lebih diterima oleh pasar. "Untuk saat ini yang bisa dikerjasamakan dengan marketplace

| 21

business develops rapidly including in Indonesia, consumers attitude has also changed. Through market place and trading portal, the consumers are easily getting product they want to buy and at the same time they get price comparison of same product. According to Indonesia E-commerce Association data, in 2013 e-commerce market capitalization or value account for USD 8 billion or equal with Rp 94 trillion, while in 2016 it is predicted this figure will rise three fold to USD 25 billion or Rp 295 trillion. Meanwile in 2015 , internet users (netizen) in Indonesia has reached more than 100 million and there are more and more people go shopping online. This figure is predicted continue to rise along with huge number of consumers who go shopping through e-commerce. There are many retail company, manufacturer and market manager go online in order their business to make more money in digital economy era nowadays. To take the advantages of this market

atau portal dagang adalah produk-produk fashion dan makanan kemasan. Sedangkan untuk furniture masih belum bisa," ujar Bagus Rachman. Blibli.com, bhinneka.com dan bukalapak. com merupakan portal dagang nasional yang sudah banyak memiliki pengunjung atau pembeli. Kerjasama dengan Alibaba. com dilakukan karena portal tersebut sukses membangun marketplace dari RRC tersebut sudah sangat besar dan memiliki pembeli dari seluruh penjuru dunia. Bahkan alibaba. com juga akan memberikan programprogram pelatihan dan konsultasi bagi para pelaku UMKM di Indonesia. Bagus Rachman, menambahkan bahwa LLPKUKM juga terus mendorong KUKM untuk semakin berkibar. "Kami terus mengundang dan merekrut KUKM yang memiliki produk dan mau mengembangkan usahanya untuk bergabung di SMESCO. Dengan bergabung di SMESCO maka KUKM akan terhubung dengan program-program yang ada di sini baik berupa pelatihan, kurasi produk, akses untuk promosi, serta pemasaran ke dalam dan luar negeri," paparnya. (*)

opportunity , Rachman added, LLP KUKM keep going to assist KUKM to enhance their product quality through trainings and product curation in order market can absorb their products. ‘’For the time being, what we can collaborate with market place and trading portal is fashion products and food packaging. We have not done the same thing on furniture product yet,’’ Rachman clarified. Blibli.com, bhinneka.com and bukalapak. com are national trading portal which have many visitors and buyers. While cooperation with Alibaba.com which succeed in building market place in China has already many buyers around the world. Even this trading portal has already given training program and consultation for SME players in Indonesia. Moreover Rachman said, LLP KUKM keep on reinforcing KUKM to be more exist in business. ‘’We keep on inviting and recruiting SME who has their own product and want to develop their business to join in SMESCO. By joining in SMECSO, they will be linked or connected with all the program we have, in term of trainings, product curation, promotion access and marketing to domestic and international market,’’ he said. (*)

22 | top program

| 23

Want to get more Customers? Try this Way! Mungkin sudah saatnya Anda mencoba Google Adwords! Banyaknya jumlah pengguna internet di Indonesia menjadi salah satu alasan utama Anda harus melirik cara yang satu ini. Pada awal 2015 saja, tercatat 88.1 juta pengguna internet di Indonesia.

AdWords Berdasarkan data dari Puskakom UI, mencari informasi sebelum berbelanja menjadi salah satu alasan utama masyarakat Indonesia menggunakan internet. Sayangnya, Google Adwords belum begitu dekat dengan masyarakat awam di Indonesia. Padahal, cara inilah yang diperlukan oleh para pelaku usaha agar produk mereka dapat ditemukan calon pelanggan di laman pertama pencarian Google. Selain itu, biayanya pun terbilang murah karena bisa disesuaikan dengan budget usaha kecil menengah (UKM). Cara kerja iklan yang ditawarkan oleh mesin pencari yang paling populer di dunia ini pun sangat simple, yaitu dengan memanfaatkan kata kunci (keyword). Saat calon pelanggan mencari informasi mengenai produk atau pun jasa tertentu melalui Google, maka hasil pencarian pun akan menampilkan iklan yang memang berhubungan dengan pencarian tersebut. Dengan begitu, orang yang menemukan iklan tersebut adalah orang yang benar-benar sedang mencari informasi tentang produk atau jasa tertentu sehingga kemungkinan untuk membeli pun lebih besar. Berikut beberapa keuntungan yang biasa didapatkan dengan Google Adwords: 1. Hasil berdasarkan lokasi Fitur ini memungkinkan pengiklan untuk memilih di lokasi mana iklan ingin ditampilkan sehingga iklan tidak ditampilkan pada lokasi yang memang tidak perlu. Hal ini sangat membantu dalam meningkatkan performa dan penghematan budget iklan.

Maybe it is time for you to try Google Adwords! A large number of internet users in Indonesia has become one of the main reasons you should take a glance at it. At the beginning of 2015, there were 88.1 million Internet users in Indonesia. Based on the data from Puskakom UI (The Center of Computer Studies University of Indonesia), searching information before shopping becomes one of the main reasons for the Indonesian people to use the Internet. Unfortunately, Google Adwords is not yet so close to the ordinary people of Indonesia. In fact, this is the way that is needed by entrepreneurs in order to let their products easily found by potential customers on the first page of Google search. In addition, the cost is relatively cheap since it can be tailored to the budget of small and medium enterprises (SME). The way of this advertisement that is offered by the most popular search engine is actually very simple, that is by using keywords. When potential customers search for information about a particular product or service through Google, the search results will show ads that are related to the search. By doing so, people who find these ads are people who really are looking for information about a particular product or service, that means the potential buying isgetting bigger. Here are some of the advantages that can be obtained with Google Adwords: 1. Results based on location This feature allows advertisers to choose in what location that the advertisement will be displayed, so the advertisement will not be displayed on the location that is not necessary. It is very helpful

24 |

2. Hasil yang terukur Berbeda dari cara beriklan tradisional, dengan Google Adwords, pengiklan dapat mengukur tingkat kesuksesan iklan dengan mudah sesuai dengan objective yang Anda berikan, baik itu click, subscription, penjualan, dan lain-lain. 3. Harga yang Efektif Biaya yang diperlukan untuk beriklan dengan Google Adwords amatlah bervariasi tergantung dengan budget yang dimiliki pengiklan. Bahkan, dengan bantuan Ahli di bidang Adwords, kampanye dapat dioptimalkan sehingga cost per click dapat menurun dari waktu ke waktu. 4. Peringkat pertama pada laman pencarian Google Berada pada laman pertama pencarian Google merupakan hal yang sangat menguntungkan karena potensi Anda untuk dilihat oleh calon pelanggan naik berkali-kali lipat! Sayangnya, mendapatkan tempat pada laman pertama pencarian Google tanpa beriklan dapat memakan waktu berbulanbulan. Namun, dengan Google Adwords, pengiklan pun dapat langsung mendapatkan golden spot tersebut. Dengan banyaknya keuntungan yang bias didapatkan, bukan berarti pengiklan dapat memasang iklan lalumeninggalkan iklannya begitu saja. Cara kerjanya yang real-time membuat iklan Anda perlu dipantau secara terus menerus. Untuk berkonsultasi gratis seputar penggunaan Google Adwords untuk Usaha Kecil Menengah (UKM), kunjungi www. bDigital.id. (Fachri)

in improving the performance and savings of advertisement budget. 2. Measurable results It differs from the traditional way of advertising, with Google Adwords, advertisers can measure the success rate of advertisement easily in accordance with the objective that is provided, whether in a click, subscription, sales, and others. 3. Effective price Cost required to advertise with Google Adwords is varied depending on the budget of the advertiser. In fact, with the help of experts in the field of Adwords, campaigns can be optimized so that the cost per click may decrease over time. 4. The First Page of Google Search Pages Being on the first page of Google search is very advantageous because of the possibility for your product to be seen by potential customers increase in many-fold! Unfortunately, to get a spot on the first page of Google search without displaying an advertisement can take many months. However, with Google Adwords, advertisers can instantly get the golden spot. With so many advantages that can be obtained, this does not mean advertisers can place advertisement and then leave the advertisement for granted. The way of working of realtimesystemwill make your advertisement needs to be monitored continuously. For a free consultation about the use of Google Adwords for Small and Medium Enterprises (SME), visit www.bDigital.id. (Ervina Natalia)

26| fashion

| 27

Erdan iNDONESIA FASHION WEEK 2016

28| 28 | fashion

| 29

Yogiswari Prajanti iNDONESIA FASHION WEEK 2016

30 | fashion

| 31

Handy Hartono

Ilham Bahari

32| 32 | fashion

iNDONESIA FASHION WEEK 2016

Acakacak by LPTB Susan Budiharjo

| 33

34| 34 | fashion

iNDONESIA FASHION WEEK 2016

| 35

Acakacak by LPTB Susan Budiharjo

36| 36 | fashion

Yoyo Prasetyo iNDONESIA FASHION WEEK 2016

38 |

Yoyo Prasetyo

40 | batik & tenun

| 41

SARUNG AMANABAN SOE Terbuat dari benang kapas dan akar pohon dan memakai bahan pewarna alami. Produksi UKM Jula Huba, Nusa Tenggara Timur. Harga Rp 5.500.000.

KAIN ENDEK Kain Tenun Ikat khas Bali biasanya dibuat dengan motif flora dan fauna. Diproduksi oleh Dina Bali. Harga Rp 300.000

KAIN BUNA Terbuat dari benang kapas dan akar pohon dan memakai bahan pewarna alami. Proses pembuatannya memerlukan waktu 3 bulan. Produksi UKM JUla Huba, Nusa Tenggara Timur. Harga Rp 3.300.000

KAIN ENDEK Kain Tenun Ikat khas Bali biasanya dibuat dengan motif flora dan fauna. Diproduksi oleh Dina Bali. Harga Rp 300.000

KAIN TENUN UD PADE, Terbuat dari bahan Katun. Diproduksi oleh Dinas Koperasi Nusa Tenggara Barat. Harga Rp 495.000

42 | batik & tenun

SELENDANG ATBM KOTAK (merah) Terbuat dari sutra ATBM dengan motif kopi yang dibuat dengan tangan (handmade) oleh UKM Dewi Arum, asal Jawa Tengah. Harga Rp 247.50

KAIN BATIK Bahan Batik berbahan Katun dengan motif gajah. Diproduksi oleh UKM Tapis Hetaw Gallery asal Kota Lampung. Harga Rp 495.000

| 43

KAIN JUMPUTAN Terbuat dari bahan katun, motifnya unik yang dibentuk dengan cara yang unik pula. Diproduksi oleh UKM Muskita Collection dari Sumatera Selatan. Harga Rp 300.000

KAIN JUMPUTAN Terbuat dari bahan katun, motifnya unik yang dibentuk dengan cara yang unik pula. Diproduksi oleh UKM Muskita Collection dari Sumatera Selatan. Harga Rp 300.000

KAIN BATIK warna alam Berbahan katun dengan motif durian pecah. Menggunakan bahan pewarna alami. Diproduksi oleh Dinas Koperasi Kota Jambi. Harga Rp 193.000

SELENDANG Selendang berbahan sutra, dengan bordir motif bunga Diproduksi oleh Dinas Sumatera Selatan. Harga 900.000

SELENDANG ATBM KOTAK (coklat) Terbuat dari sutra ATBM dengan motif bunga yang dibuat dengan tangan (handmade) oleh UKM Dewi Arum, asal Jawa Tengah. Harga Rp 247.500

KAIN BATIK Bahan Batik berbahan Katun dengan motif gajah. Diproduksi oleh UKM Tapis Hetaw Gallery asal Kota Lampung. Harga Rp 495.000

44 | batik & tenun

| 45

KAIN KATUN POTONGAN Dari bahan katun dengan motif guci dan bunga. Diproduksi oleh Dinas Kalimantan Tengah. Harga Rp 200.000

KAIN CUAL DOBY Terbuat dengan teknik menenun. Kain dari bahan polyster, sutra, katun dan serat kayu dan benang emas dengan warna khas Melayu. Diproduksi oleh UKM Ishadi Kain Cual asal Bangka Belitung . Harga Rp 1.045.000

KAIN CUAL DOBY Terbuat dengan teknik menenun. Kain dari bahan polyster, sutra, katun dan serat kayu dan benang emas dengan warna khas Melayu. Diproduksi oleh UKM Ishadi Kain Cual asal Bangka Belitung . Harga Rp 1.045.000

TENUN IKAT Terbuat dari helai benang pakan dan lungsin serta menggunakan bahan pewarna alami. Diproduksi oleh UKM Dekranasda asal Kalimantan Barat. Harga Rp 1.760.000

TENUN IKAT Terbuat dari helai benang pakan dan lungsin serta menggunakan bahan pewarna alami. Diproduksi oleh UKM Dekranasda asal Kalimantan Barat. Harga Rp 1.760.000

SONGKET DEMPU Dibuat dari bahan sutra, berlapis benang emas. Diproduksi oleh Dinas Koperasi Nusa Tenggara Barat. Harga Rp 405.000

SARUNG BUGIS Dibuat dengan bahan sutra Bugis, motif kotak-kotak kuning, merah, hitam dengan kombinasi benang emas. Diproduksi oleh Koperasi Lestari asal Sulawesi Selatan. Harga Rp 55.000

46 | batik & tenun

| 47

KAIN CUAL DOBY Terbuat dengan teknik menenun. Kain dari bahan polyster, sutra, katun dan serat kayu dan benang emas dengan warna khas Melayu. Diproduksi oleh UKM Ishadi Kain Cual asal Bangka Belitung . Harga Rp 1.045.000 TENUN IKAT Terbuat dari helai benang pakan dan lungsin serta menggunakan bahan pewarna alami. Diproduksi oleh UKM Dekranasda asal Kalimantan Barat. Harga Rp 1.760.000

KAIN BATIK tulis Berbahan katun dengan motif bunga sepatu pelangi. Asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Harga Rp 135.000

KAIN BATIK tulis Berbahan katun dengan motif bunga mawar dan kupu-kupu. Asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Harga Rp 135.000

TENUN IKAT Terbuat dari helai benang pakan dan lungsin serta menggunakan bahan pewarna alami. Diproduksi oleh UKM Dekranasda asal Kalimantan Barat. Harga Rp 1.760.000

KAIN CUAL DOBY Terbuat dengan teknik menenun. Kain dari bahan polyster, sutra, katun dan serat kayu dan benang emas dengan warna khas Melayu. Diproduksi oleh UKM Ishadi Kain Cual asal Bangka Belitung . Harga Rp 1.045.000

48| batik & tenun

KAIN BATIK pantai papua Berbahan katun dengan motif cendrawasih. Diproduksi oleh UKM Aneka Batik asal Papua Barat. Harga Rp 350.000

| 49

KAIN BATIK pantai papua Berbahan katun dengan motif binatang. Diproduksi oleh UKM Aneka Batik asal Papua Barat. Harga Rp 350.000 KAIN BATIK tulis Berbahan katun dengan motif alam khas Jawa Barat. Diproduksi oleh Batik Bintang Arut asal Jawa Barat. Harga Rp 220.000

KAIN BATIK tulis Berbahan katun dengan motif bunga sepatu pelangi. Asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Harga Rp 135.000

KAIN BATIK tulis Berbahan katun dengan motif bunga mawar dan kupu-kupu. Asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Harga Rp 135.000 KAIN BATIK ondel-ondel Berbahan katun dengan motif ondel-ondel khas Betawi. Asal Jakarta, Harga Rp 825.000

KAIN BATIK ondel-ondel Berbahan katun dengan motif ondel-ondel khas Betawi. Asal Jakarta, Harga Rp 825.000

50 | batik & tenun

| 51

KAIN BATIK warna alam Berbahan katun dengan motif alam. Menggunakan bahan pewarna alami dari kulit pohon. Diproduksi oleh Dinas Koperasi Jawa Timur. Harga Rp 880.000

KAIN BATIK tulis Berbahan katun dengan motif keris dan tameng. Diproduksi oleh Dinas Kalimantan Timur. Harga Rp 302.000

KAIN BATIK TANJUNG BUMI Berbahan katun asal Kabupaten Pamekasan, Madura. Diproduksi oleh Dinas Koperasi Jawa Timur. Harga Rp 330.000

KAIN BATIK TANJUNG BUMI Berbahan katun asal Kabupaten Pamekasan, Madura. Diproduksi oleh Dinas Koperasi Jawa Timur. Harga Rp 330.000

KAIN BATIK Berbahan katun dengan motif alam. Menggunakan bahan pewarna alami dari kulit pohon. Diproduksi oleh Dinas Koperasi Jawa Timur. Harga Rp 440.000

KAIN BATIK tULIS Berbahan katun dengan motif alam. Menggunakan bahan pewarna alami. Diproduksi oleh Dinas Koperasi Jawa Timur. Harga Rp 880.000

KAIN BATIK saji Dibuat secara handmade dari katun dengan pewarna alami. Diproduksi oleh Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Harga Rp 385.000

kain songket kain emas Kain dibuat dari bahan benang emas, (benang yang dibuat secara handmade). Bermotif bunga. Diproduksi oleh Dinas Sumatera Selatan. Harga 3.250.000

52 | batik & tenun

KAIN BATIK warna alam Berbahan katun dengan motif batang hari dan bunga. Menggunakan bahan pewarna alami. Diproduksi oleh Dinas Koperasi Jambi. Harga Rp 193.000

BATIK TULIS KELIRAN Berbahan katun, dengan motif tumbuhan laut, kura-kura dan cumi-cumi. Diproduksi oleh UKM Batik Bintang Arut. Harga Rp 130.000

54 | jewelry

| 55

Batu AKIK Motif LUMUT Dengan material dari ring tembaga dengan warna hijau. Rancangan UDA II asal Bengkulu Harga Rp 375.000

Batu AKIK anggur Dengan material ring tembaga, dirancang oleh UDA II asal Bengkulu. Harga Rp 375.000

Batu AKIK lavender Dengan material ring titanium, warna ungu muda. Rancangan UDA II asal Bengkulu. Harga Rp 375.000

Batu AKIK rafflesia Dengan material ring titanium berwarna perak dan emas. Rancangan UDA II asal Bengkulu Harga Rp 375.000

Batu LABRADOR Dengan material ring baja dengan warna hijau, dirancang oleh Multi Karya asal Bengkulu. Harga Rp 325.000

Batu akik rafflesia white Dengan material ring titanium, rancangan UDA II asal Bengkulu Harga Rp 375.000

56 | jewelry

| 57

Batu AKIK TERATAI Batu akik bermotif bunga teratai putih, dengan ring Aloy, oleh UDA II asal Bengkulu Harga Rp 375.000 Batu akik rafflesia coklat Dengan material ring titanium dengan kombinasi warna emas dan perak. Diproduksi oleh UDA II asal Bengkulu. Harga Rp 375.000

Batu AKIK BROWN RAFFLESIA Dengan material ring baja warna keemasan, oleh Multi Karya asal Bengkulu Harga Rp 325.000

Batu AKIK rafflesia merah Dengan material ring titanium dengan warna perak, oleh UDA II asal Bengkulu. Harga Rp 375.000

Batu akik rafflesia white Dengan material ring titanium, oleh UDA II asal Bengkulu Harga Rp 375.000

Batu akik kuning Batu warna kuning dengan ring stainless, oleh UKM UDA II asal Bengkulu. Harga Rp 375.000

Batu akik Sunkiss Batu akik sunkiss yang berwarna kuning rafflesia dengan ring baja, oleh UDA II asal Bengkulu Harga Rp 375.000

58 | jewelry

Kalung Batu Turki Dibuat dari kerang dan batu Turki oleh NAHDI, Harga Rp 875.000

| 59

Kalung Batu alam Koleksi batu alam oleh NAHDI Harga Rp 3.250.000

Kalung tulang Kalung kombinasi batu dan liontin tulang. Harga Rp 250.000

Kalung kayu liontin Kalung dari bahan kayu dan liontin dari kuningan oleh ALMI Harga Rp 300.000

Kalung batu Kalung dari bahan tali kulit dan liontin dari batu coral oleh ALMI Harga Rp 2.550.000

Kalung coral Koleksi batu koral dan kuningan oleh ALMI, Harga Rp 2.590.000

60 | jewelry

| 61

Kalung manik Koleksi khas Kutai Barat yang dibuat dari manik (kaca permata/batu akik) oleh Dinas Kalimantan Timur Harga Rp 519.500

Kalung batu Koleksi dari batu alam berlapis baja oleh Dinas Banten Harga Rp 635.000

Kalung Lonceng manik Kalung dibuat dari manikmanik dan batu oleh Istana Manik (GIW) Harga Rp 305.000

Kalung kaca lengkung Koleksi dari manik-manik batu asal Kalimantan oleh Dinas Kalimantan Timur Harga Rp 105.000

Kalung perak + Liontin Koleksi dari perak oleh Anshor Collection Harga Rp 338.000

Kalung perak + Liontin Koleksi dari perak oleh Anshor Collection Harga Rp 338.000

62 | jewelry

| 63

kalung Batu Koleksi dibuat dari batu alam dilapis dengan titanium oleh Joice, Banten Harga Rp 817.000

gelang ikat Koleksi dengan material besi putih anti karat oleh Makugasalaha, Maluku Utara Harga Rp 33.000

gelang keroncong Koleksi memiliki nilai sejarah terbuat dari material besi putih sisa-sisa peralatan tempur pada Perang Dunia II, oleh Makugasalaha, Maluku Utara Harga Rp 28.000

gelang perak susun Koleksi dibuat dari bahan perak bakar oleh Suarti asal Bali Harga Rp 2.750.000 cincin berukir Koleksi memiliki nilai sejarah yang sama, juga dengan material besi putih oleh Makugasalaha, Maluku Utara Harga Rp 66.000

64 | jewelry

| 65

Kalung Batu Koleksi dibuat dari bahan batu alam oleh ALMI Harga Rp 120.000

anting mutiara Koleksi Mutiara laut dan diikat dengan perak. Rancangan NTB Pearl asal Lombok Harga Rp 3.800.000

anting mutiara Koleksi Mutiara laut dan diikat dengan perak. Rancangan NTB Pearl asal Lombok Harga Rp 3.800.000

Anting Mutiara Koleksi anting mutiara air laut yang diikat perak. Motif bunga mekar rancangan NTB Pearl, Lombok Harga Rp 7.100.000

gelang kuningan Koleksi dirancang oleh Gallery Benang Harga Rp 7.100.000

66 | furniture

| 67

consol meja marmer Rancangan Annahida NTT dari kayu Mahoni dan Marmer, Harga Rp 12.500.000

french tree door carved Rancangan Kasmindo Jepara, material dari kayu mahoni. Harga Rp 5.712.000

68 | furniture

boat rack Dirancang dari bahan kayu jati (recycle) oleh Cipta Graha Art, Harga Rp 3.360.000

| 69

Boat Rack Ruji Dirancang dari bahan kayu jati (recycle) oleh Cipta Graha Art, Harga Rp 3.800.000

Boat Rack Twin Dirancang dari bahan kayu jati (recycle) oleh Cipta Graha Art, Harga Rp 3.300.000

Boat Rack Ruji Dirancang dari bahan kayu jati (recycle) oleh Cipta Graha Art, Harga Rp 3.800.000

70 | furniture

| 71

consule suramadu Dirancang dari bahan kayu jati (recycle) oleh Cipta Graha Art, Harga Rp 4.200.000

consule tiga laci Dirancang dari bahan kayu jati (recycle) oleh Cipta Graha Art, Harga Rp 3.300.000

lemari kipas Dirancang dari bahan kayu jati (recycle) oleh Cipta Graha Art, Harga Rp 5.800.000

72 | furnitur

| 73

lemari eropa Dirancang dari bahan kayu jati, oleh Teguh Art Furniture, Harga Rp 4.000.000

rak buku bawean Dirancang dari bahan kayu jati, oleh Klaster Pendalungan, Harga Rp 2.363.000

lemari cino makan kuna Dirancang dari bahan kayu jati, oleh Teguh Art Furniture, Harga Rp 4.000.000

74 | handycraft

| 75 topeng budha stick Dirancang dari bahan kayu jati, oleh Garuda Bali, Harga Rp 520.000

Deco Frame Dirancang dari bahan kayu jati, oleh Cipta Graha Art, Harga Rp 215.000

Panel Ukiran Harga Rp 455.000

hiasan erosi putri cina Dirancang dari bahan kayu jati, oleh Faridas Art, Harga Rp 1.460.000

76 | handycraft

| 77

Lukisan Piring Pajangan Lukisan Hitam Putih Pasar Bali Tempo Dulu Dalam Piring, Harga Rp 103.000

pajangan coin stick Dirancang dari bahan kayu Harga Rp 295.000

photo Frame medium Dirancang dari bahan kayu jati, oleh Cipta Graha Art, Harga Rp 120.000

Lukisan Piring Pajangan Lukisan Hitam Putih Tarian Kecak Bali Dalam Piring, Harga Rp 103.000

78 | handycraft

| 79

patung ikan mas mozaik Dirancang dari bahan kayu suar dan kaca oleh Garuda Bali, Harga Rp 800.000

kerang stick Dirancang dari bahan kayu suar, oleh Garuda Bali, Harga Rp 320.000

patung ikan buntal mozaik Dirancang dari bahan kayu suar dan kaca oleh Garuda Bali, Harga Rp 640.000

kerang stick Dirancang dari bahan kayu suar, oleh Garuda Bali, Harga Rp 800.000 patung ikan buntal mozaik Dirancang dari bahan kayu suar dan kaca oleh Garuda Bali, Harga Rp 285.000

kerang stick Dirancang dari bahan kayu suar, oleh Garuda Bali, Harga Rp 600.000

80 | success story

| 81

Setiap wirausaha memimpikan sukses, begitu pun Yeyen Nursjid ketika mengawali usaha rintisan batiknya. Yeyen, menemukan formula suksesnya justru dengan menjadi dirinya sendiri sekaligus berani mendobrak kemapanan. Berbekal keyakinan itu ia merintis Amayra Batik Indonesia.

"Sekarang sudah tidak zamannya menjadi wirausaha dengan mengikuti bisnis yang sudah ada. Jadilah pendobrak kreativitas, maka dunia ada di genggamanmu..." kata Yeyen.  Semula Yeyen bekerja di sebuah perusahaan besar dengan karir yang cemerlang. Namun dia banting setir memilih membuka usaha sendiri. Hal yang diyakininya lebih bermanfaat karena bisa memberikan pekerjaan bagi orang lain.

AMAYRA BATIK INDONESIA

Yeyen mengawali bisnis batiknya bukan dengan modal berlebih. Ia hanya berbekal tekad dengan menyisihkan uang gajinya sebagai wanita karier saat masih bekerja. Lantaran ia pun menyukai mode maka dari hobinya itu ia salurkan ke bisnis kecil-kecilan. Batik menjadi pilihannya lantaran menurut dia, sesuatu yang bernuansa etnik pasti banyak peminatnya di pasar ekspor. Bukan hanya baju, usahanya pun menyediakan pilihan sepatu dengan dasar sentuhan kain batik yang menarik dan trendy, kutu baru yang

Every entrepreneur dreams to get success in the business, as well as on Yeyen Nursjid when she started her batik business startups. Yeyen found her business success formula, just when she started her business in her own style as she dared to break the style of business in general. With confidence she had, she started the business of Amayra Batik Indonesia. “Now it is not the time to be an entrepreneur by following the existing business lines. We must be a spark of creativity, then the world is in your hands ...” said Yeyen. Yeyen formerly worked in a large company with a brilliant career. However, she chose to open her own business as she believed that it was more useful since she could provide jobs for others. Yeyen did not start her batik business in large sum of money. She just has a determination to set aside her salary as a career woman when she was still working. In addition, she also likes fashion and for that reason, she started a small business of selling batik.

82 | success story

modis, clutch dan hobo bag yang feminin, dan masih banyak lagi produk yang ia tawarkan. Produk-produk Amayra yang dihasilkan cenderung khas karena rancangan dan pilihan materialnya dipantau langsung oleh Yeyen. Perempuan yang dikenal melek fashion dan cheerful itu, terkenal sangat ketat dalam memastikan kualitas produknya agar tidak mengecewakan konsumennya. Pantas saja, usaha yang dibukanya beberapa tahun lalu kini berkembang pesat. Jika pada 2012, modal awal usahanya hanya Rp 6 juta maka kini angka itu telah berlipat ratusan kali. Gerai Amayra Batik Indonesia bahkan telah go internasional dan produknya bisa didapatkan di banyak negara di luar negeri seperti Belanda, Belgia, Italia, Denmark, Kanada, Argentina, Jerman, Australia, Malaysia, dan Singapura. Selain offline, Yeyen juga fokus mengibarkan produk Amayra Batik Indonesia melalui online.

| 83

Batik becomes her option of doing business since, referring to her opinion, something that has ethnic background certainly would make a lot of demand in the export market. Her products in batik is not just on clothes, her batik business alsoprovides basic selection of attractive and trendyshoes with a touch of batik cloth, fashionable kutubaru (a popular style of kebaya), feminine clutches and hobo bag, and many more products. The products of Amayra, tend to be typical for the design and choice of material since they are monitored directly by Yeyen. Yeyen, the women who are always cheerful and fashion literate, is really strictful in ensuring the quality of her products as she does not want to disappoint her consumers. Therefore it is not wonder that her business,which is opened a few years ago, is now growing rapidly. In 2012, her business stated a start-up capital of only Rp 6 million,the number is now has multiplied hundreds of times. Amayra Batik Indonesia outlets has even gone internationally and the productscan

"Amayra Batik Indonesia dapat dibeli melalui online dan sosial media di link https://www.facebook.com/Amayra BatikIndonesia dan [email protected] amayrabatikindonesia https:// instagram.com/amayrabatikindonesia," kata Yeyen. Sukses Yeyen tak lepas dari caranya dalam membangun usaha. Menurut dia, seorang pengusaha haruslah mempunyai visi, berjiwa jawara, mempunyai semangat yang positif, dan berjiwa sosial tinggi. "Kalau mau menjadi pengusaha, pastikan kita memiliki visi yang jelas. Kita harus mengetahui mengapa tujuan ini penting untuk diri kita, karena hal inilah sebagai penentu keberhasilan kita ke depan. Tidak semua orang memiliki passion, tapi setiap orang pasti memiliki keinginan untuk maju. Set tujuan, buat action plan, just do it," katanya.(*)

be found in many overseas countries such as the Netherlands, Belgium, Italy, Denmark, Canada, Argentina, Germany, Australia, Malaysia, and Singapore. In addition to running her business offline, Yeyen also focus on marketing the products of Amayra Batik Indonesia through online. “Amayra Batik Indonesia can be found online on https://www. facebook.com/AmayraBatikIndonesia and instagram @amayrabatikindonesia https:// instagram.com/amayrabatikindonesia/,” said Yeyen. Yeyen’s success could not be separated from her way in building the business. According to her, an entrepreneur must have a vision, champion mind, positive attitude, and high social spirit. “If we want to be an entrepreneur, make sure we have a clear vision. We need to know why this goal is important to us, since it is a determinant of our success in the future. Not everyone has the passion, but each person must have the desire to move forward, set goals and create action plans, all we need is just do it all, “he said. (*)

84 | success story

| 85

K AR J E W E L RY

Tania Kardin dan Kania,

Dua serangkai ini tidak sekadar menjadikan bangku kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai tempat mereka bersahabat. Kebersamaan saat menuntut ilmu di Jurusan Kriya Keramik Fakultas Seni Rupa dan Disain (FSRD) ITB menjadi tempat mereka berkreasi menyalurkan hobi hingga mengalir ke dunia bisnis.

Tania dan Kania hobi merancang aksesoris dan perhiasan. Karib yang semakin akrab itu menjadikan Tania Kardin yang biasa dipanggil Nona Anya itu mengajak Kania untuk menjadikan hobi sebagai pilihan hidup. Maka merancang aksesoris dari bahanbahan yang tak biasa pun mulai dikembangkannya. Keduanya memang merancang tugas akhir di kampus dengan mengambil tema disain. Setelah itu mereka kian serius dengan mengikuti Designboom Mart Tokyo, sebuah platform interaktif unik yang menghadirkan ide-ide

Two companions Tania Kardin and Kania do not only make their college at the Institut Teknologi Bandung (Bandung Institute of Technology) as the place where they became friends. Their college, the Department of Ceramics Crafting,Faculty of Art and Design ITB has not only become their place to create and simultaneously express their hobby but also to do their business Tania and Kania are interested in designing accessories and jewelry. As their friendship become closer, Tania, who is called as Miss Anya, invited Kania

86 | success story terbaru designer untuk diuji langsung kepada pengunjung.  Dari situlah brand yang mereka buat yakni KAR Jewellery mulai populer. Baik Anya maupun Kania, sepakat merancang aksesori dengan materi utama keramik. Pantas jika keramik dan dua serangkai itu ibarat tak bisa dipisahkan. Apalagi lantaran sudah menjadi hobi, tak heran jika rancangan dari KAR Jewellery dibuat dengan sentuhan ide dan kreasi yang inovatif. Selain keramik, pada perkembangannya aksesoris yang dihasilkan juga dipadupadankan dengan materi yang lain. Keduanya selalu mempunyai inspirasi yang membuat hasil karyanya berbeda dengan orang lain. "Inspirasi bisa datang dari mana saja, tapi kebanyakan dari hal-hal kecil di sekitar kita. Misalnya, untuk koleksi ini terinsipirasi dari batuan agate yang sering dipakai orang tua. terus kepikir gimana caranya bisa bikin di keramiknya. Ke depannya kita akan bikin koleksi jewellery lagi tapi enggak cuma di kalung, akan ada juga cincin, anting, dan lain-lain," kata Anya. Kini berkat perjuangan keduanya membangun brand, buah tangan dari KAR Jewellery banyak dinanti bahkan dipesan para pelanggan. Mereka beranggapan KAR Jewellery produknya sangat spesial dan personal. Seandainya dibuat ulang pun, pastinya tak akan mungkin sama dengan hasil sebelumnya. Sejumlah koleksi andalan KAR Jewellery misalnya terinspirasi dari batu agate yang dikenal dengan warna-warna cerahnya. "KAR sebenarnya berasal dari bahasa Armenia Kuno yang artinya batu," kata Anya.

| 87

to make their hobby as a place to earn a living. Since then, they started to develop accessories from unusual materials. All of this started when Tania and Kania make the final project on their campus with the theme of accessories design. Afterwards, they increasingly pursue their interest in accessory design by following the activities of Designboom Mart Tokyo, a unique interactive platform that delivers the latest designer’s ideas to be tested directly to visitors. Since then, the brand that they have made, namely KAR Jewelry, became popular. Both Anya and Kania agreed to design accessories that are made from ceramics. This makes them and ceramics as a unity that cannot be separated. It has become a hobby for them so it is not surprising that the design of KAR Jewelry is made with a touch of innovative ideas and creations. Besides using ceramics as main material of their accessories, they integrate them with other materials. They seem to always have ideas to design accessories that is really one of a kind. "Inspiration can come from anywhere and to us, it mostly come from small things around us. As well as this collection, it is inspired by agate stone, which is often used as jewelry by our parents. We then think how to make it in ceramic materials. We also will create a collection of jewelry again and it will not only about necklace, but also rings, earrings, and others, "said Anya. Their persistence in building their brand has made the design of KAR Jewelry’s is very desirable to their customers. They assume KAR Jewelry’s products are very special and personal. If they recreate a design that have been made previously, the design certainly will not be the same as the previous one. Some reliable KAR Jewelry collections are inspired by agate stone that is well-

Usaha keduanya dikembangkan di sebuah workshop yakni di Jalan Cihampelas Nomor 214 Bandung dan menawarkan aksesoris berupa kalung keramik hingga anting-anting yang unik. "Kalau kekuatan kalung relatif aman dan kuat karena kecil-kecil, kecuali jatuhnya keras atau kayak kebanting gitu bisa jadi retak," kata Anya. Dalam menjalankan bisnisnya tak jarang kedua sahabat menemui kendala, namun semangat berwirausaha menjadikan tekad mereka tidak kemudian luntur. Pemasaran selama ini dilakukan di daerah sekitar Bandung, melalui website, hingga kini mulai merambah ke kota-kota lain termasuk ibukota Jakarta. Material yang unik, membuat Anya dan Kania optimistis bisnisnya akan terus berkembang. Selama ini keramik yang dipadukan dengan kreativitas telah menjadikan keduanya sukses mengembangkan label KAR Jewellery. (*)

known as the bright colors. "The name KAR actually comes from the Ancient Armenian language, which means stone," said Anya. Their efforts were developed at a workshop in JalanCihampelas No. 214 Bandung. They offer ceramic accessories such as unique necklaces and earrings. "The durability of necklace is relatively strong since the necklace is made in small size. Only if the necklace suffers a severe fall or an intentional smash, the necklace might be broken, "says Anya. In running their business, they often encounter obstacles, but the spirit of entrepreneurship always reinforce their determination so that they remain in excellent spirit. The accessories are mainly sold in Bandung via a website and recently they start to expand their market into other cities such as DKI Jakarta. The material of the accessories that is really unique has made Anya and Kania believe that their market would always be growing. Ceramics that is combined by creativity has made them successful under the name of KAR Jewelry. (*) However he is still a new comer in fabric batik industry.

88 | success story

| 89

Kotagede dan Perak,

Jalan Tegal Gendu, Yogyakarta mempunyai cara tersendiri untuk menceritakan sejarah di sepanjang jalanan ini. Berawal dari karya kreatif perak para seniman di sana, mereka mampu merubah jalanan sepi yang dulu sepi itu, kini menjadi sentra bisnis kerajinan perak terbesar di Indonesia. Satu di antara produsen perak yang reputable dari Tegal Gendu adalah Ansor Silver. Toko perak yang dirintis sejak 1956 itu mencatatkan sejarah tersendiri bagi Tegal Gendu di Kota Gede sebagai penghasil perak paling awal.

ANSOR SI L V E R

Wisnu Wardhana, Manager Ansor Silver, mengatakan sentra kerajinan perak Kotagede berawal dari kecintaan para bangsawan terhadap karya seni berbahan dasar perak yang indah. Para bangsawan itu pun menuangkan inspirasinya hingga kemudian menjadi seniman-seniman perak yang bercita rasa seni tinggi. Pada perkembangannya beberapa bangsawan keraton kemudian

Tegal Gendu road, Kotagede, Yogyakarta, has its own way to tell the long history of its existence. In silver that is combined with the taste of very high art of the silversmith, the road, which was a deserted road as no man's land, has now become the largest silver center in Indonesia. One of the famous silversmith of Tegal Gendu is Ansor Silver. The silver shop that is established in 1956 and it writes a history for Tegal Gendu in Kotagede as the earliest silversmiths Wisnu Wardhana, Ansor Silver manager, said that Kotagede silver center was originated from the love of the noblemen to the beautiful artworks of silver. The

90 | success story

| 91 a

memberikan pelatihan kepada abdi dalem tentang langkah dan cara membuat peralatan rumah tangga dari perak. "Dari situ, kerajinan perak jadi mata pencaharian warga Kotagede, " katanya. Ansor Silver punya cerita tak jauh dari sejarah keraton tersebut. Ansor Silver didirikan oleh Ansor Karto Utomo pada 1956. Saat ini cucunya, Udjang Simbara, dipercaya oleh keluarga besar Ansor menjadi penerus usaha Ansor Silver.  Toko perak itu hingga kini menjual bermacam kerajinan perak, mulai dari aksesories, peralatan rumah tangga, miniatur, sampai pajangan dinding. "Tak hanya perak asli, kami juga menjual kerajinan dari susunan perak dengan harga lebih murah," katanya. Kerajinan lapis perak di banderol mulai Rp50.000 sampai jutaan rupiah. Kerajinan perak asli mulai Rp150.000 – Rp30 juta. Dalam satu hari, Ansor Silver rata-rata mencatatkan omzet penjualan Rp15 juta-Rp30 juta. Produk Ansor Silver dipasarkan di beberapa kota besar di Indonesia, mulai dari Yogyakarta, Jakarta, hingga Bali. Bahkan telah merambah sampai Jepang, Eropa, Amerika, dan Australia. Ansor Silver beroperasi di sebuah bangunan tradisional khas Jawa di Jalan Tegal Gendu No 28 Kota Gede Yogyakarta. Bangunan peninggalan zaman Belanda itu hingga kini masih terjaga keasliannya. Bangunan yang berdiri tahun 1870 seluas 3.270 m2 itu menjadi ciri khas tersendiri bagi Ansor Silver dibandingkan toko perak lain di daerah itu. Produk Ansor Silver merupakan hasil karya seni perajin-perajin berpengalaman dalam bidang pengolahan perak. Bahkan pengunjung

noblemen then achieve their inspiration through the silver artworks that eventually make them as silversmiths with high artistic taste. As time goes on, some noblemen of the Keraton (Yogyakarta Sultan palace) then provide training to abdi dalem (court retainers) of the steps and how to make household utensils of silver. "Since then, residents of Kota Gede have made silver artworks as a way to make a living," he said. Ansor Silver has a history that is not much different from the story of the silver artworks from the Keraton. Ansor Silver founded by Ansor Karto Utomo in 1956. Today, his grandson, Udjang Simbara, is trusted by his great family of Ansor to be the successor to the business of Ansor Silver. Ansor Silver still opens today to sell a variety of silver artworks, ranging from accessories, household appliances, miniature to a wall display. "Not only full silver artworks, we also sell silver-layered artworks at a cheaper price," he said. Silver-layered artworks are set at price from IDR 50,000 to millions rupiahs. Full silver artworks start from IDR 150,000 to IDR 30 million. In one day, Ansor Silver has posted an average sales turnover of IDR 15 million to IDR 30 million. Ansor Silver artworks have been offered in several major cities in Indonesia, ranging from Yogyakarta, Jakarta, to Bali. Ansor Silver has even accessed the silver market in Japan, Europe, America, and Australia. Ansor Silver operates in a traditional Javanese building, at Jalan Tegal Gendu No 28 Kota Gede Yogyakarta. It is Dutch heritage building that is still maintained for its authenticity. The building that is established in 1870 in an area of 3,270 m2 becomes Ansor Silver’s characteristic to other silver shop in the area.

bisa langsung menyaksikan proses pembuatan kerajinan perak tersebut. Mulai dari pengolahan bahan mentah sampai menjadi barang seni. Walaupun bengkel pembuatan perak tersebut terlihat sederhana, namun kualitas dan kemurnian peraknya tetap terjaga. Hal ini terbukti dengan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara yang membeli dari tempat ini. Ansor Silver juga menjadi rujukan para pemandu wisata dan travel agent kepada wisatawan yang menggunakan jasanya.  Ansor’s Silver memiliki 28 outlet yang tersebar di Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Jakarta, Bali, dan Magelang dengan showroom utama di di Jl. Tegal Gendu, Yogyakarta. Selain Ansor's Silver, di sepanjang jalan Kotagede juga banyak pengrajin perak, bahkan ada juga yang menawarkan paket belajar menjadi pengrajin perak. Faktanya kini kerajinan perak Kotagede tetap diminati oleh wisatawan lokal dan mancanegara yang datang baik secara perorangan, kelompok kecil, maupun rombongan. (*)

Ansor Silver artworks is a work of art of the experienced craftsman in silver artworks processing. Visitors can even watch the process of making the silver artworks starting from the processing of raw materials up to become artworks. Although the silver artworks workshop looks unpretentious, the quality and purity of silver is highly maintained. This is proved by the trust of domestic and foreign tourists who have bought silver in this workshop. Ansor Silver also becomes a reference site for tourist guides and travel agents. Ansor Silver has 28 outlets in Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Jakarta, Bali and Magelang with the main showroom on Jl. Gendu Tegal, Yogyakarta. Besides Ansor Silver, there are also many other silversmiths along the road in Kotagede and some silversmiths even offer a package of learning how to make silver artworks. In fact, silver artworks in Kotagede remain attractive to local and foreign tourists who come to town either as an individual, small group, or group.(*)

92 |

business section

| 93

The Exotic

Artworks of ISTANA MANIK KALIMANTAN

Ribka Paja tak pernah menyangka hobi dan kecintaannya pada Suku Dayak berikut karya seni etnik Kalimantan itu membuahkan kisah yang manis. Bagi Ribka, segala hal yang ada kaitannya dengan Dayak merupakan sumber inspirasi.

Ribka pun banyak berkreasi dengan berbagai hal yang dijumpainya dengan mendasarkan pada inspirasi kerajinan tangan Suku Dayak yang menonjolkan warna-warna cerah. Apalagi Ribka juga dibesarkan di lingkungan yang paham memadupadankan busana dan aksesories. Maka wajar karya-karyanya yang semula berawal dari hobi kemudian banyak diminati orang. Ribka kemudian merintis brand untuk usaha yang berawal dari hobi itu dengan nama Istana Manik Kalimantan. Tidak sia-sia, merek uniknya itu seiring waktu kian populer di masyarakat. Namanya pun semakin diperhitungkan sebagai desainer aksesories pelengkap busana. Kepiawaian Ribka dalam mendisain dan memadupadankan hasil alam dan bahari membuahkan hasil kerajinan tangan

Ribka Paja has never imagined that her hobby and passion for Dayak and Kalimantan ethnic artwork leads her into a delighful story. All matters relating to Dayak artworks is a source of inspiration for Ribka. She creates many artworks by relying her inspiration on Dayak crafts that highlight the bright colors. Moreover, Ribka was raised in an environment that recognizes the mix and match of clothing and accessories. It is so natural that herartworks, which is originally started from a hobby, attract many people. Ribka then creates a brand for her artworksunder the name of Istana Manik Kalimantan (Bead Palace of Kalimantan). It does not take a long time for her brand to become popular in the community. She isthen gradually considered as a designer of fashion complementary accessories.

94 |

business section

berupa aksesoris yang benar-benar unik. Satu di antara sekian banyak karyanya yang fenomenal adalah aksesoris manik Dayak. Aksesories tersebut bahkan sempat hadir dalam ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2016 yang digelar di bulan Maret 2016 ini. Ribka sendiri bahkan kaget dengan sambutan dan antusiasme masyarakat mode terhadap hasil karya inovasinya. Aksesories inspirasi Dayak yang disesuaikan dengan selera kekinian menjadikan produknya sangat diminati. Bahkan ia pernah dalam suatu pameran berhasil meraup omzet Rp30 juta dalam sehari. Tidak hanya itu, banyak wisatawan asing termasuk turis asal Jepang juga meminati produknya. "Saya tak menyangka bila aksesoris yang saya buat ini digemari banyak orang termasuk turis asing," jelasnya.   Ribka memang tak pernah meninggalkan ciri khasnya yang bernuansa Kalimantan. Ia juga menonjolkan kreasi batu-batu alam yang beberapa di antaranya bahkan telah langka. Namun selera kekinian tetap diperhatikannya sehingga karyanya tidak pernah kuno namun tetap modis dan vintage.

Ribkah’s expertise in designing and integrating the natural and marine materials produces hand crafted accessories that is truly unique. One among the many phenomenal artworks of hers is Dayak bead accessories. The accessories even briefly appeared in the Indonesia Fashion Week (IFW) 2016 on March 2016. Ribka herself was even surprised by the welcome and enthusiasm of the fashion community on her artworksoriginality. Her artworks is fashion accessories that is inspired by Dayakis highlighted bycontemporary tastes in order to make them more attractive. In fact, she once had a successful exhibition that reap a turnover of IDR 30 million in a day. Many foreign tourists including Japanese tourists are also interested in her accessoris. “I did not expect that many people love my handcrafted accessories, including foreign tourists,” she explained Ribka is never leaving the hallmark of her accessories design, she always has the feel of Kalimantan. She also includes the creation of natural stones that some of them have even been rare. However, she always adds a contemporary taste on her accessories in order to make them fashionable and vintage.

"Tapi, ciri khas Dayak tetap melekat. Apalagi kalau ditanya soal selera, sebagian besar pelanggan saya justru memburu koleksi yang benar-benar masih ada nuansa orisinil Suku Dayak," katanya.

“However, the characteristic of Dayak is still appended. Especially when we are talking about the taste, most of my customers actually hunt for a collection that still has the feel of the original Dayak,” she said.

Baginya usaha bukan sekadar mengejar materi semata namun kepuasan batin sekaligus melestarikan budaya Suku Dayak yang tiada duanya di dunia.*

Designing accessories is not all about pursuit of wealth for her, the most important thing for her is the inner satisfaction of preserving the culture of Dayak as the only one in the world. (*)

96

blogger

| 97

makin berkembang  dan berkat usaha dan promosi yang gencar, sekarang ia sudah meraup omset 350juta per bulan. Kartika kini mempekerjakan 15 karyawan yang aktif. Dia punya harapan kedepannya memiliki cabang kue kering di seluruh wilayah di Indonesia.

Pada 2 Maret 2016 lalu saya mengikuti diskusi "Menentukan Arah Kewirausahaan" di Gedung SMESCO. Acara dibuka dengan sambutan Dirut Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) Ahmad Zabadi. Singkat kata, Ahmad Zabadi mengatakan SMESCO sangat terbuka bagi para KUKM dan menyambut baik KUKM yang ingin memasarkan produk, bisa bekerjasama dengan Galeri Indonesia WOW melalui proses kurasi. Acara dipandu oleh Dedy Gumelar  yang pernah menjadi pelawak sekaligus mantan anggota Dewan. Menurut Kang Dedy, KUKM bukan semata urusan ekonomi, tapi urusan kultural dan sikap, mesti dibangun etosnya. Prakoso, Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM mengatakan kuatnya wirausaha bisa percepat pemerataan. Yang perlu diubah untuk kemajuan UKM adalah mindset atau cara berfikir. Berusaha tidak melulu modal, tapi mentalitas dan keinginan untuk maju itu faktor utama. Kartika Setiawan, gadis muda asal Medan ini adalah pengusaha kue kering sejak awal 2011. Usaha ini dilakukan karena meneruskan resep orang tua yang dikembangkan dengan cara dimodifikasi. Dengan modal Rp 5 juta, Kartika membeli alat dan bahan yang dibutuhkan untuk usaha kue kering nya. Berawal jualan kue dari kampus ke kampus, akhirnya usaha kue keringnya makin dikenal dan banyak yang membeli kue kering Kartika. Kemudian kenal dengan Kementerian Koperasi dan mendapat bantuan dana. Sejak itu usahanya

In March 2 nd 2016, I attend discussion on theme, ’Deciding Direction in Business’ in SMESCO building. President Director of Marketing Services Agency (LLP KUKM), Ahmad Zabadi was delivering opening speech. He said that SMESCO is open for all SME and welcome those who want to promote and marketing their product. SME players can collaborate with Galeri Indonesia WOW through curation process. The events is hosted by Dedy Gumelar who used to be comedian and a member of parliament. According to him KUKM is not just the sake of a business matter but it also a matter of culture and attitude. This should be built. Prakoso, the deputy of human resouce development of Ministry Cooperatives and SME said the strength of business can accelerate even distribution. One thing should be changed for SME development is just a mindset. Busines is not just a matter of funding but more on desire to go forward. That is the main factor. Kartika Setiawan, a young lady from Medan is a dried cake business woman since early 2011. She runs her business to preserve her parents’ recipe and she developes it through several modification. Kartika who has just Rp 5 million as capital then buy equipment and raw material for her dried cake business. She started selling her cake from one campus to another, and finally many people know her cake existance and buy this product.

Masdir, pelaku UKM asal Makassar punya usaha sablon yang sekarang mempunyai omset sekitar Rp 370 juta per bulan. Masdir berbisnis sambil kuliah.  Selama  berbisnis ia pernah mengalami jatuh bangun. Tapi ia tetap bangkit lagi untuk mencari peluang bisnis yang lain.  Dewa Ayu, UKM asal Bali yang memiliki usaha rias pengantin.  Sebagai gadis kampung ia bertekad untuk berusaha apa saja. Ia belajar rias pengantin di LKP Agung Denpasar yang merupakan program kementrian UKM. Dewa Ayu berfikir harus melakukan sesuatu yang beda agar mendapat hasil yang beda pula. Lama kelamaan ia ditunjuk menjadi instruktur rias pengantin. Ia berniat untuk bisa membuat LKP, tapi syarat nya harus memiliki ijazah Sarjana, akhirnya ia menjadi pengusaha bidang rias pengantin. Melihat anak-anak muda yang sukses ini, sebenarnya kuncinya tergantung pada keinginan untuk mengembangkan diri, juga keinginan untuk tetap belajar meningkatkan kewirausahaan.  Jimmy M. Rifai Gani, CEO IPMI International Bussiness School, sharing pengalamnnya selama berbisnis. Jatuh bangun dalam berbisnis sudah dialami sejak 12 tahun lalu. Beliau pernah mengnakhodai PT Sarinah (Persero). Dan selama di Sarinah dia berkecimpung di dunia ritel yang banyak hubungannya dengan UKM. Banyak pengusaha UKM yang awalnya naik sepeda menjajakan dagangannya ke Sarinah berkembang maju menjadi pengusaha yang hebat, bahkan lebih hebat dari Sarinah. Seperti pemilik POLO, Batik Riana, bahkan ada pengusaha yang sampai ekspor dagannya ke belasan negara. POLO adalah brand asli Indonesia, sekarang brand ini sudah maju dan banyak dikenal. Rifai Gani juga membagi konsep Distruptive Innovation. Mari terus berkarya meraih citacita menjadi pengusaha sukses yang berguna. (Syafiatuddiniah Noer)

As time goes by, she gets a network with Minitry of Cooperative which assist her with funding. Since then, her business develope and blossom. With great effort in aggresive promoting, she gets turnover Rp 350 milion a month. Rightnow Kartika employs 15 person to assist her. In future she has dream to open branch which scattered around Indonesia to sell her dried cake. Masdir, SME player from Makassar has silkscreening business. He has turnover arround Rp 370 million per month. He is doing business while studying in college. He ever experience an up and down situation in running the business. In low point, however, he keep struggling to find other business breakthrough. Dewa Ayu, a Balinese SME has bridal business. As a village girl she determines herself to run business whatever it is. She started learning bridal in LKP Agung Denpasar which belong to Ministry of Cooperatives program. Dewa Ayu thinks that she has to do something different to get different result. Then she is appointed as an Bridal instructor. She aims to build LKP but she has to get bachelor degree certificate as one the requirements. Finally she turn to be business woman in bridal. To see all those successful young people, the key point really is just on strong desire to develope themself including the willingness to keep learning to enhance business skill. Jimmy M. Rifai Gani, CEO of International Bussiness School has shared his experience in business. He ever had an up and down experience in running business since 12 rears ago. He used to be a chief of PT Sarinah. During working with Sarinah, he involved with retail business. Thus he keep in touch with many SMEs. According to him, many SME players who started their business by offering product to Sarinah has developed and turn to be successful businessman. They blossom and develope more than Sarinah. The owner of POLO and Batik Riana to name a few. Even there is other successful businessman who exported his product to more than ten countries. POLO is an original Indonesia brand. This brand at the moment is famous and develope fast. Rifai Gani also shares the concept of Distruptive Innovation. Let us keep struggling and productive to achieve the idea of successful businessman. (Syafiatuddiniah Noer)

JUST visit WWW.SMESCOINDONESIA.COM

GET SMESCO DIGITAL MAGAZINE

PUBLISHED MONTHLY EDITOR ROOM

Kawasan SME Tower, Main Building 5th fl. Jl Jend. Gatot Subroto Kav. 94 Jakarta 12780 Phone: +62 21 2753 5400 | email: [email protected]| www.smescoindonesia.com

LEMBAGA LAYANAN PEMASARAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH ( LLP - KUKM )

Kawasan SME Tower Jl. Jend Gatot Subroto Kav. 94 Jakarta 12780 - Indonesia Call Center : +62 21 2753 5454 Email: [email protected] www.smescoindonesia.com

Galeri Indonesia Wow @SmescoIndonesia smesco.id

Lihat lebih banyak...

Comentários

Copyright © 2017 DADOSPDF Inc.